Tentang GPIB Sola Gratia

Bertumbuh dalam kasih, melayani di Bogor.

Persekutuan jemaat Semplak yang bertumbuh melalui ibadah, pelayanan, dan kebersamaan lintas generasi.

Anak-anak dan pelayan jemaat berfoto bersama di gereja
✦ Bertumbuh bersama lintas generasi
Siapa kami

Jemaat yang berakar di Semplak.

Berdasarkan catatan sejarah jemaat Semplak, persekutuan ini berawal dari sejumlah keluarga Kristen di kawasan Pangkalan Udara Atang Sendjaja pada awal 1960-an. Ibadah Minggu di Semplak mulai berlangsung pada 1968, kemudian dibuka kembali pada 1974 seiring berkembangnya pelayanan keluarga, anak, remaja, dan pemuda. Gedung Oikoumene yang dibangun bersama jemaat Katolik dan Protestan diresmikan pada 18 Juni 1977. Pada 1984, Majelis Sinode membentuk panitia persiapan pendewasaan jemaat. Pdt. J.D. Mait kemudian ditempatkan untuk mempersiapkan pelayanan wilayah Semplak, dan penyerahan pelayanan berlangsung pada 6 September 1987. Catatan yang tersedia merupakan ringkasan dari arsip jemaat yang terbatas.

Hari ini, GPIB Sola Gratia melayani jemaat di kawasan Kopassus dan Atang Sandjaja. Setiap orang disambut untuk beribadah, mengenal komunitas, dan melayani sesuai karunia masing-masing.

Temukan jadwal ibadah
Tema pelayanan · arsip 2019–2020

Membangun masyarakat sejahtera demi kesejahteraan umat dan kekuatan bangsa

Yeremia 29:7 · Tema yang tercantum pada arsip situs jemaat, bukan tema tahun pelayanan terkini.

Catatan perjalanan

Dari persekutuan kecil, terus bertumbuh bersama.

Linimasa ringkas berdasarkan catatan sejarah jemaat Semplak, dari awal 1960-an hingga persiapan pendewasaan jemaat.

  1. 1960–1962

    Awal persekutuan di Semplak

    Sejumlah keluarga Kristen di kawasan Pangkalan Udara Atang Sendjaja beribadah bersama jemaat GPIB di Bogor.

  2. 1968

    Ibadah Minggu di Semplak

    Catatan jemaat menyebut ibadah Minggu mulai dilaksanakan di Aula Skadik 007, lalu berpindah ke beberapa aula di kawasan pangkalan.

  3. 1974

    Pelayanan jemaat berkembang

    Ibadah Minggu di Semplak kembali dibuka. Persekutuan keluarga, pelayanan anak dan remaja, serta kegiatan pemuda turut bertumbuh.

  4. 1971–1977

    Gedung Oikoumene dibangun

    Gedung yang dibangun atas prakarsa jemaat Katolik dan Protestan diresmikan pada 18 Juni 1977.

  5. 1984

    Persiapan pendewasaan jemaat

    Majelis Sinode membentuk panitia persiapan pendewasaan Jemaat Semplak pada 18 April 1984.

  6. 1987

    Pelayanan Semplak dipersiapkan

    Pdt. J.D. Mait ditempatkan untuk mempersiapkan jemaat. Penyerahan pelayanan wilayah Semplak berlangsung dalam kebaktian syukur pada 6 September 1987.

Catatan sejarah yang dipublikasikan menyebut bahwa arsip jemaat terbatas; linimasa ini merangkum beberapa tonggak dan bukan kronik lengkap.

Periode 2025–2027

Pengurus Harian Majelis Jemaat.

Susunan nama dan tugas berikut mengikuti informasi yang tercantum pada halaman sumber.

Ketua Majelis Jemaat
Pdt. Megiawaty Margaretha Makadada-Gantare, S.Th.
Ketua I & III
Pnt. Rosintan Jenny Marpaung
Ketua II & V
Pnt. Sri Murbiyati
Ketua IV
Pnt. Yani Kristiani
Sekretaris
Pnt. Welmince L.
Sekretaris I
Dkn. Ivan Taroreh
Bendahara
Dkn. Heri Subiyanto